YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Sabtu, 31 Desember 2011

awal tahun


Terkuak

Detik ini, merasa seperti orang yang bodoh. Sangat bodoh. Karena telah dibodohi oleh yang namanya cinta. Kalau dalam tulisan ini saya sedikit banyak marah, memaki, mohon maafkan saya ya pembaca yang budiman. Lebih baik bagi saya menumpahkan kekesalan ini lewat tulisan, daripada melampiaskannya pada orang lain. Malah nambah korban J
Ternyata cinta benar-benar telah membutakan mata dan hati saya. Atau saya yang terlalu terobsesi. Saya tak tau. Saya hanya menganggap itu kesenangan semata. Menganggap bagian dari sejarah hidup saya, ternyata saya malah dibodohi olehnya. Mereka sama saja. Maaf jika saya sebut mereka penipu, atau mungkin pembohong, atau mungkin pandai bersilat lidah, atau mungkin pandai memainkan hati orang lain. Saya pikir hanya pria itu yang tak punya pendirian dan tak punya keberanian untuk menyatakan status hubungannya. Ternyata perempuan itu sama saja. Maaf jika saya marah, meski dia menganggap saya tak ada hak untuk marah dan kecewa, tapi sebagai manusia itu naluri yang tak dapat dihindari. Silahkan jika ingin berbalik marah pada saya. Saya terima.
Rasanya lebih menyakitkan dari yang saya kira sebelumnya. Jauh lebih menyakitkan. Mengapa selama ini saya memutuskan bertahan, karena saya menganggap bahwa tak ada hubungan yang jelas di antara mereka. Saya menikmati perasaan ini, mengalir apa adanya. Dan ketika saya memutuskan mengakhirinya, ketika mulai ada kejelasan dalam hubungan mereka. Saya tak mau dianggap sebagai wanita yang merusak hubungan orang lain. Oleh karena itu saya memutuskan untuk berakhir segalanya, putus dengan semua masa lalu itu. Saya mundur secara baik-baik. Tapi apa yang saya dapat. Saya mendapat luka dalam yang tak terduga. Perempuan itu jauh melukai saya dan harga diri saya. Saya seperti wanita bodoh di hadapannya. Saya dipermainkan oleh ucapan manisnya. Saya dipermainkan olehnya.
Tertawa miris. Tertawa pilu. Kenapa saya sedemikian bodohnya hingga saya tak tau bahwa saya tengah dipermainkan??? Apa yang saya lihat dulu adalah topengnya, sehingga saya terpedaya oleh wajah malaikatnya??? Anda tau, sakit sungguh hati saya ini. pedih sangat. Ketika saya tau bahwa saya telah dipermainkan, bagaimana jika semua berbalik menyerang dia. Jahatkah saya???
Bahagia. Pastinya sekarang mereka tengah bahagia, sedangkan saya harus menangisi kebodohan saya. Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih. Saya peringatkan untuk mereka, bahwa karma itu berlaku. Saya tak berdoa sebagai seseorang yang teraniaya. Saya hanya mengingatkan bahwa hukum alam itu masih berlaku.
Catatan ini saya tulis setelah saya mempublish catatan akhir tahun. Saya menulis catatan ini setelah saya tau kebenaran yang begitu menyakitkan. Ketika nanti saya bahagia, saya harap mereka masih merasakan kebahagiaan. Cemburu??? Perempuan itu ternyata cemburu pada saya. Jaga ia baik-baik. Jika ia kembali menggoda, bukan karena saya!!!!

Tinta merah ini menandakan amarah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar