#UdahPutusinAja
Mungkin bagi beberapa orang yang
mendengar ataupun membaca #UdahPutusinAja udah ga asing lagi. Tapi untuk yang
satu ini #UdahPUtusinAja versi aku. Ahayyy!!!
Langsung aja pada kesimpulan yang
secara tak langsung aku utarakan di sini. Memang tak ada yang dihalalkan dalam
pacaran. Lebih banyak mendatangkan madharat ketimbang manfaat. Jadi lebih baik
dihindari dan dicegah ketimbang nantinya sudah tak terobati lagi. Ingat
penyesalan itu di akhir bukan di awal, kalo di awal itu namanya pendaftaran.
Hehehe. Ok, back to the topic.
Aku berbicara dari sisi wanita,
karena aku ga pernah jadi kaum pria. Tapi mungkin nanti ada sedikit gambaran
ataupun saran untuk kaum adam. Mengapa sebagai wanita, karena sedikit banyak
wanita lebih sering diPHPin oleh pria ketimbang pria yang diPHPin oleh wanita.
Bagi wanita status itu penting,
antara YA atau TIDAK. Ketika pria menjawab YA, maka nikahilah aku namun ketika
TIDAK maka segeralah enyah dariku. Mengapa harus enyah? Karena wanita yang
pernah diPHPin sama cowok yang pernah deket apalagi suka sama dia, si wanita
akan terus terbayang oleh si pria ketika pria itu tak juga pergi dari
sekitarnya. Kalaupun bukan status, wanita butuh kejelasan perasaan. Ga perlu
pacaran, ga harus. Tapi paling tidak masing-masing pihak mau mengungkapkan
perasaannya, agar tak ada salah paham. Wanita itu betah sama yang namanya
nunggu, apalagi nunggu orang yang suka sama dia menyatakan perasaan padanya.
Bahkan mungkin sampai makan tahun pun bakal dijabanin. Buat para pria, tega
nglakuin hal sedemikian kejamnya pada wanita?
Makanya #UdahPutusinAja, apakah IYA
kamu serius dengannya? Kalau TIDAK segera berikan jawaban itu pada si wanita.
Kasian kalau wanita harus nunggu bertahun tahun nunggu pria yang disangkanya
menaruh hati padanya eh ternyata ujung-ujungnya memang bakal berakhir di
pernikahan tapi sebagai tamu undangan. Dapet undangan aja udah nyesek, apalagi
bener-bener jadi tamu.
So, #UdahPutusinAja mau dibawa
kemana hubungan dan perasaan itu, dan segera putuskan kapan waktunya.
Sejatinya, pria baik-baik untuk wanita baik-baik demikian pula sebaliknya. Jadi
ketika sudah menemukan kebaikan-kebaikan itu pada diri seseorang, Insya Allah,
Allah selalu bersama kebaikan-kebaikan itu. Aamiiin.
Yap, itu argumenku. Kesimpulannya
walaupun wanita betah nunggu tapi ketegasan dari pria itulah yang sebenarnya ia
tunggu. Semangat untuk menemukan cinta sejati yang akan memberikan jalan
kebaikan dan jalan penuh pahala serta berkah, menjadi bekal di akhirat kelak.
Salam sayang :*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar