Not with you
Hanya ingin
mengucapkan terima kasih. Kepada satu-satunya seseorang yang mampu
membebaskanku dari belenggu masa lalu. Kepada satu-satunya seseorang yang
secara tak sengaja singgah di hati saya. Kepada satu-satunya seseorang yang
hingga detik ini ia tetap menjadi hujan bagi hati yang gersang.
Pernah
merasakan rindu untuknya, dimana hadirnya yang selalu kunanti. Pernah merasakan
senyumnya, yang kutangkap tulus darinya. Ia tak pernah menyakiti, tak pernah
sedikitpun. Ia memberi ketenangan. Ia memberi jalan ketika hati mulai tak tau
arah akan melangkah kemana. Ia membukakan mata hati yang selama ini buta,
menunjukkan bahwa saya tak sendiri. Ia menjadi satu-satunya yang tak terganti
sebagai penggerak hati yang pernah terhenti.
Rasa tak rela,
bukan karena tak bisa bersamanya, melainkan harus berpisah darinya. Rasa pilu
membelenggu ketika waktu untuk tak bersama semakin di depan mataku.
Terima kasih
untuk segala kenangan manis itu. Terima kasih untuk segala senyuman itu. Terima
kasih untuk segalanya yang tak mampu kuutarakan satu per satu. Semuanya menjadi
bagian dari lembar dimana aku pernah bernafas untuknya. Terima kasih. Not with
you, I’ll always remember you.
Bogor,
7 Agustus 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar