CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE
Cerita dari film ini mungkin tak asing bagi penikmat film doyan film dengan genre romantic love. Seperti biasanya bercerita tentang seorang gadis lugu dengan wajah yang pas-pasan yang kemudian jatuh cinta pada seorang jejaka tampan yang satu sekolah dengannya. Sang gadis melakukan banyak hal untuk membuat sang pujaan hati bertekuk lutut padanya. Bahkan buku 9 metode membuat jatuh cinta pun disantapnya.
Sebenarnya cerita ini biasanya saja. Dari kata biasa saja inilah saya tertarik hati untuk menontonnya. Begitu iri saya dengan tekad dan kemauan Nam (tokoh utama wanita), ia tau dengan segala kekurangan yang ia miliki tapi ia tak pernah malu untuk mencintai dan bertahan untuk mencintai seseorang yang memang ia cintai. Ia tak pernah menyerah, meski ia harus menerima olok-olokan dari mereka yang merasa lebih darinya. Ia akan mengatakan sesuatu itu salah dan tak membenarkan sesuatu yang memang salah. Kesederhanaannya dan apa adanya dari apa yang ia miliki menjadi daya tarik tersendiri bagi seseorang yang menganggapnya lain.
Tak perlu malu untuk mencintai seseorang, seburuk apapun kita. Karena cinta adalah hak, tak ada yang dapat memaksanya. Nam melakukan segala hal untuk menunjukkan bahwa ia bisa. Buktinya, dari ranking 30 di kelasnya, ia bisa mencapai ranking 1, meski harus ditempuh selama tiga tahun. Dari sebagai penghuni sekolah yang berada di tingkat bawah, ia bisa menjadi orang nomor satu di sekolah dimana banyak orang yang memujinya. Ia tak kenal menyerah. Selalu berusaha untuk maju. Dan orang yang ia cintai adalah semangatnya.
Sebenarnya cerita ini biasa saja. Justru karena saya menganggapnya biasa, banyak adegan-adegan yang tak terduga terselip di dalamnya, meleset dari tebakan saya. Salah satunya adalah para pemerannya ga diganti meskipun ceritanya sudah sembilan tahun kemudian. Hehehehehehee. Bukan itu sebenarnya. Nam menjadi dirinya sendiri, hingga seseorang akan mencintai apa yang ada pada dirinya. Cerita sedikit mengaharu biru di akhir cerita. Dengan persahabatan yang sedikit renggang karena cinta, dan tentunya perjalanan cinta Nam yang membuat geregetan.
Sebenci apapun Nam pada Shone, ia tetap tak dapat berpaling hati. Meski sahabat Shone yang tak kalah tampannya pun tak membuat Nam berpindah ke lain hati. Tapi menurut saya Shone yang paling ganteng. Hehehehehee. Kecantikan Nam bukan dari penampilan luar, melainkan dari dalam. Dengan sendirinya Nam terlihat cantik. Tiga tahun bukan waktu yang singkat untuk memendam perasaan. Butuh perjuangan dan kesabaran dalam menjalaninya.
Banyak hal yang Shone tak tau. Shone tak tau betapa Nam mencintainya. Shone tak tau betapa kerasnya Nam memperjuangkan cintanya. Shone tak pernah betapa inginnya Nam berada diboncengannya. Shone tak pernah tau bahwa Nam mengharapkannya. Shone tak pernah tau betapa senangnya Nam saat Shone membawakan tasnya. Shone tak pernah tau betapa keras usahanya untuk bertahan mencintai Nam. Dan Shone tak pernah tau betapa sakitnya Nam ketika Shone dengan orang lain.
Akan tetapi, banyak hal yang Nam tak tau. Nam tak tau bahwa yang memakan apel dalam drama yang ia perankan adalah Shone. Ia tak pernah tau hati Shoun saat menyebut nama sahabatnya di depan Nam. Nam tak pernah tau makna tulisan Love yang ada di punggung seragam Shone. Nam tak pernah tau bahwa Shone masih menyimpan coklat yang telah mencair yang pernah Nam berikan. Nam tak pernah tau betapa sakitnya perasaan Shone ketika melihat Nam dengan sahabatnya. Nam tak pernah tau betapa hati Shone terbakar cemburu ketika sahabatnya mencium pipi Nam. Nam tak pernah tau betapa senangnya Shone dengan perhatian Nam. Nam tak pernah tau bahwa Shone juga mengaharapkan ia dapat menggendong Nam di punggungnya. Nam tak pernah tau betapa senangnya Shone di dekatnya. Nam tak pernah tau bahwa Shone selalu mengambil gambarnya tanpa Nam sadari. Nam tak pernah tau bahwa ia menjadi penyemangat bagi Shone. Dan Nam tak pernah tau betapa Shone juga mencintai Nam. Shone mencintai Nam dalam kebisuan. Dan saya mengetahui itu semua menjelang akhir cerita. Sungguh menyentuh hati.
Saya acungi jempol buat Nam. Ia punya keberanian tingkat tinggi buat menyatakan perasaanya pada Shone. Seluruh keberanian yang ia miliki dikerahkan. Dalam tangisnya, Nam mengatakan sejujur-jujurnya, bahwa apa yang ia miliki sekarang, ia menjadi secantik saat itu semua karena ia mencintai Shone. Mawar putih ia berikan dengan sedikit malu-malu. Namun betapa hancurnya hati Nam saat ia tau bahwa Shone telah menjadi milik orang lain. Betapa beratnya bagi Nam untuk mengucapkan selamat pada Shone dan pada kekasih Shone. Yang lebih menyakitkan adalah bahwa Shone baru satu minggu menjalin hubungan dengan temannya.
Buku Shone, hanya tentang Nam. “buku ini lucu tapi itu membuat saya tau betapa banyak kamu telah mencoba. Aku mau kamu tau bahwa kamu telah berhasil sejak kamu memulainya. Tapi aku tak bisa mengungkapkan rasa sejatiku untuk siapapun. Saat pertama kali memegang tanganmu, tapi aku harus melepaskannya. Memberinya apel yang sudah aku gigit sedikit. Cinta bisa memenangkan segalanya, terutama rasa takut. Mawar yang pernah aku beri, awalnya sangat sulit untuknya tumbuh, aku memberi mawar itu atas nama sahabatku. Saat sahabatku menyatakan perasaannya padamu, taukah kau betapa sakitnya hatiku.”. buku itu hanya berisi tentang Nam, dan buku itu khusus Shone berikan pada Nam, di hari terakhir sebelum nantinya bertemu sembilan tahun kemudian. Shone dan Nam, sama-sama merasakan sakit untuk cinta mereka.
Hadeuuhhh, kalo nonton langsung, lumayan mengharu biru dan menguras air mata. Ingin juga kisah saya happy ending seperti kisah cinta Nam. Ia dicintai dengan apa yang ada pada dirinya. Ia mencintai dengan ketulusannya. Kesuksesan pun diraihnya. Berjuang dengan keras untuk tetap mencintai seseorang meski harus memakan waktu bertahun-tahun. Hal-hal manis yang tak terduga ia dapatkan dari orang yang ia cintai (meski Nam tak pernah tau). Betapa manisnya, Shone datang dengan membawa rangkaian mawar untuk Nam. Detik-detik yang menegangkan ketika Nam menunggu jawaban Shone tentang status pernikahannya. Betapa manisnya ketika Shone menjawab bahwa ia menunggu seseorang pulang dari Amerika. Pingiiiiin happy ending, bersama dengan orang yang kita cintai dan yang mencintai kita.
Apapun kisah kita, smoga slalu heppi ending yaaaah..:)
Ini beberapa cuplikan adegan filmnya,,,,
before....











